"Mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?" Cara menjawab dan contohnya
Jawaban yang baik untuk "mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?" terdiri dari tiga bagian: satu hal spesifik tentang perusahaan yang Anda temukan sendiri, apa yang posisi ini memungkinkan Anda lakukan, dan apa yang Anda bawa serta ke mana arah karier Anda. Cukup sekitar satu menit, tanpa menyalin kalimat dari website perusahaan.
Jawaban yang baik untuk "mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?" terdiri dari tiga bagian: satu hal spesifik tentang perusahaan yang Anda temukan sendiri, apa yang posisi ini memungkinkan Anda lakukan, dan apa yang Anda bawa serta ke mana arah karier Anda. Cukup sekitar satu menit, dan latih dengan mengucapkannya langsung sebelum interview.
Mengapa HRD menanyakan ini?
Pertanyaan ini muncul dalam banyak versi: "Kenapa Anda melamar di sini?", "Apa yang membuat Anda tertarik dengan perusahaan kami?", "Mengapa posisi ini?", atau dalam bahasa Inggris "Why do you want to work here?". Hampir selalu ditanyakan di interview HRD, dan sering muncul lagi di interview user dalam bentuk "kenapa tertarik dengan tim ini?".
Ada tiga hal yang diperiksa:
- Apakah Anda sudah riset. Apakah Anda tahu sesuatu yang tidak bisa diketahui hanya dari nama perusahaan.
- Apakah Anda akan bertahan. Kandidat dengan alasan yang jelas lebih kecil kemungkinannya pindah begitu ada tawaran lain.
- Apakah arah karier Anda cocok. Apa yang ingin Anda kerjakan memang benar-benar ada di posisi ini.
Bagaimana struktur jawabannya?
- Perusahaan: satu hal spesifik. Sesuatu yang Anda temukan saat riset: produk baru, ekspansi ke kota lain, segmen pelanggan tertentu, atau cara kerjanya. "Perusahaan Bapak/Ibu pemimpin pasar" bukan hal spesifik.
- Posisi: apa yang bisa Anda lakukan di sini. Pekerjaan sehari-harinya seperti apa, dan kemampuan apa yang akan berkembang karenanya.
- Anda: apa yang dibawa dan ke mana arahnya. Satu keahlian atau pengalaman yang langsung berguna, dan satu kalimat tentang di mana Anda ingin berada dua atau tiga tahun lagi.
Ketiganya harus saling terhubung. Perhatikan juga bedanya dengan pertanyaan "mengapa kami harus menerima Anda?": di sana fokusnya apa yang didapat perusahaan, di sini fokusnya alasan Anda memilih mereka.
Bagaimana riset perusahaan dalam 20 menit?
- Website (5 menit): lewati halaman "Tentang Kami", baca halaman produk atau layanan dan cerita pelanggannya.
- Lowongan (3 menit): tanggung jawab apa yang disebut paling awal? Kata apa yang berulang?
- Berita terbaru (4 menit): cari nama perusahaan di tab "Berita": kantor baru, produk baru, kerja sama baru.
- Produk (4 menit): unduh aplikasinya, coba alur pemesanannya, atau datangi tokonya. Catat satu hal dari sudut pandang pelanggan.
- Ulasan karyawan (2 menit): lihat sekilas ulasan di Glassdoor atau Jobstreet. Jangan dikutip saat interview, cukup untuk memahami suasananya.
- LinkedIn tim (2 menit): apa yang diunggah calon atasan atau anggota tim, dan apa latar belakang mereka.
Setelah itu, tulis tiga baris: hal spesifik tentang perusahaan, tugas utama posisi, dan hubungannya dengan Anda. Itulah kerangka jawaban Anda.
Contoh jawaban "mengapa Anda ingin bekerja di sini?"
Ini contoh fiktif. Pakai strukturnya, jangan hafalkan kalimatnya.
Fresh graduate: management trainee
Nadia, lulusan Agribisnis dari sebuah universitas di Bogor, melamar program management trainee di perusahaan pakan ternak.
"Saya membaca bahwa perusahaan ini membangun program pendampingan untuk peternak kecil di Jawa Tengah. Skripsi saya tentang rantai pasok peternak ayam di Kabupaten Bogor, jadi saya melihat langsung betapa pentingnya pendampingan seperti itu. Program MT di sini merotasi peserta ke produksi, penjualan, dan lapangan, dan itu cara terbaik bagi saya untuk memahami bisnisnya secara utuh. Dalam dua atau tiga tahun, saya ingin memegang wilayah penjualan sendiri."
Berpengalaman: supervisor produksi
Hendra punya tujuh tahun pengalaman di pabrik makanan di Cikarang dan melamar sebagai Supervisor Produksi di perusahaan minuman.
"Saya lihat perusahaan ini baru menambah lini kemasan botol kaca untuk pasar hotel dan restoran. Di tempat kerja saya sekarang, saya ikut memasang dan menjalankan lini baru dari awal, termasuk melatih operatornya. Posisi ini memberi saya kesempatan memegang lini yang masih berkembang, bukan sekadar menjaga yang sudah stabil, dan itu yang ingin saya kerjakan beberapa tahun ke depan."
Pindah karier: dari guru ke content writer
Ayu mengajar Bahasa Indonesia di SMP selama enam tahun dan melamar sebagai Content Writer di platform edukasi daring.
"Saya sudah mencoba aplikasi ini dan menyukai cara materinya dipecah menjadi video pendek dengan soal latihan di setiap akhir. Selama enam tahun saya menyusun materi dan soal untuk siswa, jadi saya tahu bagian mana yang biasanya membuat mereka bingung. Di posisi ini, pengalaman itu bisa sampai ke jauh lebih banyak siswa. Saya juga sudah mengelola blog belajar sendiri selama dua tahun untuk melatih gaya menulis digital."
Jawaban apa yang sebaiknya dihindari?
"Karena perusahaan ini nomor satu di bidangnya." Itu pujian, bukan alasan. Pewawancara sudah tahu posisi perusahaannya.
"Karena saya butuh pekerjaan." Jujur, tetapi berlaku untuk perusahaan mana pun.
Gaji dan tunjangan sebagai alasan pertama. Uang memang penting, tetapi jika disebut duluan, terkesan Anda akan pindah begitu ada tawaran lebih tinggi.
Menyalin visi-misi dari website. Kalimat yang dihafal dari halaman "Tentang Kami" langsung ketahuan. Ceritakan temuan Anda dengan kata-kata sendiri.
"Karena dekat dari rumah." Jarak memang berpengaruh, apalagi di kota besar, tetapi jangan jadikan alasan utama.
Terlalu panjang. Lebih dari satu setengah menit, pendekkan salah satu bagian.
Bagaimana jika ditanya "kenapa keluar dari pekerjaan sekarang?"
Pertanyaan ini sering muncul tepat setelahnya. Prinsipnya: jangan menjelekkan tempat lama, ceritakan apa yang menarik Anda ke tempat baru. Alih-alih "atasan saya sulit diajak kerja sama", katakan "tiga tahun di sana saya belajar banyak tentang X, dan sekarang saya mencari pekerjaan yang lebih banyak di Y, yang tidak tersedia di sana". Jika kontrak Anda habis atau perusahaan melakukan PHK, sampaikan faktanya dalam satu kalimat lalu lanjutkan. Siapkan juga jawaban yang jelas soal kapan Anda bisa mulai bekerja.
Bagaimana melatih jawaban ini secara lisan?
- Bicara dari catatan tiga baris, bukan naskah lengkap.
- Pakai stopwatch: targetkan 45 sampai 75 detik.
- Rekam dan dengarkan: apakah hal spesifik tentang perusahaan terdengar jelas?
- Minta teman bertanya lanjutan: "Dari mana Anda tahu soal itu?" Jawabannya harus siap.
Untuk pertanyaan lain yang sering muncul, lihat panduan pertanyaan interview kerja.
Pertanyaan umum
Apa bedanya "mengapa perusahaan ini?" dan "mengapa posisi ini?"
Yang pertama soal perusahaannya: produk, pelanggan, cara kerja. Yang kedua soal pekerjaannya sehari-hari dan bagaimana posisi itu mendukung perkembangan Anda. Jawaban yang baik menyentuh keduanya, tetapi beri porsi lebih pada yang ditanyakan.
Bagaimana jika informasi tentang perusahaan kecil atau startup sulit dicari?
Coba produknya langsung, baca unggahan LinkedIn atau Instagram pendiri dan timnya, dan perhatikan masalah apa yang ingin diselesaikan lewat lowongan itu. Yang belum terjawab bisa Anda tanyakan di akhir interview.
Bolehkah menyebut nama besar perusahaan sebagai alasan?
Jangan sebagai satu-satunya alasan. "Karena perusahaannya besar dan terkenal" bisa diucapkan siapa saja. Jika skala perusahaan memang penting bagi Anda, jelaskan alasannya: proyek berskala nasional, program pelatihan, atau sistem kerja yang ingin Anda pelajari.
Apakah jawaban untuk perusahaan BUMN atau multinasional perlu berbeda?
Strukturnya sama. Yang berbeda adalah bahannya: untuk BUMN, cari program atau proyek yang sedang dijalankan; untuk multinasional, cari apa yang dikerjakan kantor Indonesia-nya, bukan hanya kantor pusat.
Baca juga
- Pertanyaan interview user: contoh, cara menjawab, dan persiapannya
- Pertanyaan interview kerja yang paling sering muncul dan cara menjawabnya
- Persiapan interview kerja: langkah demi langkah dari seminggu sebelumnya
- "Mengapa kami harus menerima Anda?" Cara menjawab dan contohnya
- Cara menjawab "ceritakan tentang diri Anda" saat interview (dengan contoh)